Sebelumnya tak pernah merasakan hal seperti ini
Jum’at, 24 Maret 2017
Pada suatu masa, aku duduk di salah satu masjid di kota Bandung. Hari itu, aku sedang menuggu sesuatu di sana, sampai pada akhirnya ada orang yang terlihat seperti kebingungan mencari tempat duduk dan akhirnya duduk disebelahku.
Ia sudah berancang-ancang ingin menyalamiku. Lalu kusambar saja tangan dia seraya berkata “Assalamu’alaikum….”
Selanjutnya kami pun berbincang-bincang,
*perbincangan ini samar-samar aku mengingatnya dan aku lupa siapa yang memulai duluan*
H : “Teteh namanya siapa?”
X: “Dini (seingat aku tapi kayaknya bukan ini namanya), Kalo nama teteh siapa?”
H: “Aku Hana ”
X : “Teteh kelas berapa?” (waktu itu kebetulan aku sedang memakai seragam)
H : “Kelas 12. Teteh kelas berapa?”
X : “Aku kelas 10”
H : “Oooh, kelas 10? Libur ya? SMA berapa?”
X : “SMA 4, Teteh SMA mana?”
H : “Aku SMA 2”
X : “Wah SMA 2…. pengen kesana iiih, pengen minjem buku yang di perpus masjid. Keren bisa beli sebanyak buku itu”
H : “Ayo main aja ke 2”
X : “Gak ah teh. Takut hehe”
H : “Gapapa ihh mumpung kelas 10”
Dan percakapan terus berjalan sampai membahas bazar di SMA yang ‘memilukan’, lalu menceritakan dirinya yang enggan pergi kerja kelompok dan memilih untuk pergi ke masjid, dan lain-lain.
Sebagai seorang introvert, menurutku ini adalah momen yang sangat menakjubkan karena bisa berbicara banyak dengan orang yang baru saja dikenal. Bahkan temanku yang satu kelas denganku selama 3 tahun, tidak pernah membuatku merasa nyaman didekatnya. Namun, kali ini aku sangat takjub dengan perkenalan singkat ini. Bisa bertukar informasi tanpa ada batasan dan tiba-tiba sudah merasa seperti saudara kandung.
Akhir-akhir ini juga aku ingin sekali bersilaturahim dengan orang banyak berbincang-bincang, tidak asyik dengan duniaku sendiri saja.
Ini waktu spesial dan waktu sangat berharga.karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :
“Tidak halal bagi seseorang apabila ia memutuskan hubungan dengan saudaranya sesama muslim melebihi tiga hari, keduanya saling bertemu namun saling mengacuhkan satu sama lain dan yang terbaik dari keduanya adalah yang memulai menegur dengan mengucapkan Salam.” (Hadits Riwayat AI Bukhari, no. 5727 dan Muslim, no. 2560)
Ya, memang apa yang mendasari orang merasakan seperti saudara adalah agamanya, karena setiap muslim itu bersaudara :)
Terharu dan senang bisa merasakan ini…..
Untukmu, semoga dirimu dilindungi oleh Allah ya dimana pun dirimu berada. Ingin rasanya bertemu kembali denganmu. Semangat mencari ilmu di usia yang masih baru remaja, bersenang-senanglah hidup di lingkup SMA, perbanyaklah relasi dengan orang lain. Semoga apa yang dirimu pajatkan dalam do’a dikabulkan oleh Allah.
Aamiin allaahumma aamiin….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar